Kamis, 11 Juni 2009

Fasilitator Kecamatan & Fasilitator Teknik Berbah

Mereka adalah orang-orang yang mewarnai perjalanan UPK PPK Kecamatan Berbah selama 2 tahun sejak Agustus 2006 - Januari 2008. Dan sampai saat sekarang tetap berkat pendampingan/fasilitasi merekalah UPK PPK Kec. Berbah dapat terus berkembang dan akan terus berkembang. amin




Ir. Agung Triatmo
sebagai Fasilitator Kecamatan Berbah (Juli 2006 - Desember 2006)



Ir. Suratini
sebagai Fasilitator Teknik Kecamatan Berbah (Juli 2006 - Juni 2007)



Sri Hastuti, SS
sebagai Fasilitator Kecamatan Berbah (Desember 2006 - Januari 2008)



Ir. Sajuri
sebagai Fasilitator Teknik Kecamatan Berbah (Juni 2007 - Januari 2008)

TERIMA KASIH UNTUK SEMUA BIMBINGAN DAN ILMUNYA

SALAM PEMBERDAYAAN

ttd
PENGURUS UPK PPK KEC. BERBAH


Laporan UPK PPK Kec. Berbah bulan Mei 09

Bulan Mei 2009

Kecamatan : Berbah

Kabupaten : Sleman

Propinsi : DI Yogyakarta

Jumlah Kelompok : 96 kelompok

Jumlah Anggota : 956 orang

Saldo Pinjaman : Rp 1.081.263.000,-

Saldo bank SPP : Rp 4.632.421,-

Surplus per 31 Mei : Rp 79.083.751,-

Efisiensi Biaya Operasional : 8 %

Tunggakan : 0 %

UPK PNPM MANDIRI PERDESAAN MEWARNAI PAMERAN POTENSI DAERAH KAB. SLEMAN




Pameran yang dilaksanakan tanggal 1 – 10 Mei 2009 diikuti oleh ± 17 kecamatan se Kabupaten Sleman dan Dinas-dinas di lingkungan Kab. Sleman. Tak ketinggalan UPK PPK (PNPM Mandiri Perdesaan) juga ikut dalam pameran tersebut. Dari 17 kecamatan 10 kecamatan bekerja sama dengan UPK PPK di kecamatan masing-masing antara lain Kec. Berbah, Depok, Cangkringan, Prambanan, Godean, Minggir, Gamping, Kalasan, Seyegan, Mlati. Selain ikut berperan serta di kecamatan UPK PPK se Kab. Sleman pun membuka stand sendiri, yang dimaksudkan untuk menunjukkan eksistensinya di dalam pemberdayaan masyarakat.

Pameran yang dibuka oleh Bapak Sri Purnomo (Wabup Sleman) selalu dikunjungi ribuan warga sleman dan sekitarnya setiap harinya.1000 orang lebih mengunjungi Stan PNPM Mandiri Perdesaan Kab. Sleman dan ± 50 % berbelanja berbagai produk yang di sediakan. Dengan omzet ± Rp 500.000/harinya. Ini suatu prestasi yang cukup menggembirakan karena ini adalah keikutsertaan pertama kali PNPM Mandiri Perdesaan dalam Pameran Potensi Daerah Kab. Sleman. Dan ini tak lepas dari peran serta rekan-rekan UPK PPK se Kab. Sleman yang berusaha semaksimal mungkin demi lancarnya kegiatan pameran ini.

Produk yang ditampilkan beragam yang merupakan produk unggulan dari setiap UPK PPK (PNPM Mandiri Perdesaan) di kecamatan yang mendapat bantuan PNPM Mandiri Perdesaan. Mulai dari makanan ringan, kerajinan (home industri), dsb. Semua adalah produk dari kelompok/anggota pemanfaat SPP UPK PPK.

Secara keseluruhan pendapatan stan UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kab. Sleman mencapai ± Rp 4. 8 juta dan ± Rp 2 juta atau ± 43,5 %-nya adalah produk dari pemanfaat SPP UPK PPK Kec. Berbah. Bagi UPK PPK berbah ini sangat menggembirakan, ternyata produk unggulan yang di tampilkan mendapat respon baik dari pengunjung.

Produk-produk yang di tampilkan UPK PPK Berbah adalah merupakan hasil dari usaha rumahan antara lain Peyek kacang, peyek teri, telur asin (Kel. Usaha Bersama ”Mekar” Tanjungtirto), Manggleng ”Manunggal Raos” (Kel SPP gambiran), Lempeng Karak (Kel. SPP Sumber kulon 2), Keripik Daun Singkong (Kel. SPP langgeng Sumber kidul), Tape ”AYU” (Kel. SPP Warna-warni semoya), Kerajinan Kulit (Kel. SPP Srikandi bangkit), Kerajinan Kulit & Vinil spesial Box (Kel. SPP Jogomangsan), Eggroll (Kel SPP Teguhan) dan masih banyak lagi produk yang berpotensi tetapi karena keterbatasan sarana sehingga tidak bisa tampilkan semua. Produk tersebut meningkat jenisnya dibandingkan dengan tahun lalu, untuk tahun 2008 kami mengirimkan hanya ± 3 jenis produk sedangkan tahun ini ± 10 produk.

Ini adalah salah satu komitmen kami (UPK PPK berbah) untuk menfasilitasi kelompok dalam membuka akses pemasaran, sehingga tidak hanya di lingkup Kec. Berbah tetapi juga hingga ke lingkup Kabupaten bahkan tingkat Provinsi.

Semoga di tahun-tahun ke depan UPK PPK Kec. Berbah dapat menampilkan semua produk unggulan/potensi yang ada di berbah terutama potensi-potensi kelompok pemanfaat SPP. (UPK PPK Kec. Berbah Mei 2009).

Selasa, 02 Juni 2009

MOTIVASI MARIO TEGUH

Jika kita sedang benar, jangan terlalu berani dan bila kita sedang takut, jangan terlalu takut.Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan kita

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

kita hanya dekat dengan mereka yang kita sukai. Dan seringkali kita menghindari orang yang tidak tidak kita sukai, padahal dari dialah kita akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terusbelajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan

Jangan menolak perubahan hanya karena kita takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya kita merendahkan nilai yang bisa kita capai melalui perubahan itu

kita tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila kita berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama kita. kita akan disebut baru, hanya bila cara-cara kita baru

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap kita tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap kita salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasipada keamanan, telah menua sejak muda

Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kita akanpunya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. kita akan menjadi lebih damai bila yang kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian kita dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan

Bila kita belum menemkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat kita, bakatilah apapun pekerjaan kita sekarang. kita akan tampil secemerlang yang berbakat

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai

Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,kita akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin kita capai.

Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila kita mencari uang, kita akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik.Tetapi jika kita mengutamakan pelayanan yang baik, maka kitalah yang akan dicari uang

Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu,tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan

DUSUN GAMBIRAN (“MANUNGGAL RAOS”) DESA SENDANGTIRTO SENTRA MANGGLENG



Dusun Gambiran adalah dusun sederhana terletak di tengah-tengah (pedalaman) wilayah Desa Sendangtirto yang selama ini tidak pernah terdengar gaungnya seperti dusun-dusun tetangga. Setelah mengikuti sosialisasi UPK di Balai Desa Sendangtirto, Bu Nuning melihat potensi dusunnya mengajak ibu-ibu produktif bergabung di UPK PPK Kec. Berbah. Kelompok usaha Dusun Gambiran resmi menjadi anggota SPP pada tanggal 12 Maret 2008 dengan pinjaman sebesar Rp 13.000.000,00. Anggota Kelompok SPP yang berjumlah 10 orang sebagian besar memproduksi panganan berbahan dasar ketela. Tape, Manggleng, Gotri adalah produk hasil olahan mereka. Manggleng yang kemudian menjadi ikon Dusun Gambiran diproduksi dengan teknologi sederhana, dikerjakan di rumah masing-masing anggota dan pada saat itu pemasaran belum terkoordinasi dengan baik.
Tahun pertama Kelompok SPP Dusun Gambiran telah berhasil menyerap dan menyelenggarakan administrasi dan pembukuan keuangan kelompok standar UPK PPK Kec Berbah serta menyusun aturan dan sanksi kelompok. Kelompok SPP ini juga mulai belajar mengadakan simpan pinjam dengan modal dari iuran anggota. Pada tahap pencairan dana kedua (tahun kedua) modal kelompok menjadi semakin besar Rp 1.500.000 berasal dari pemberian IPTW dan hasil perguliran simpan pinjam pengelolaan internal kelompok tidak dibagi. Kegiatan simpan pinjam kelompok dengan jangka waktu pendek ini (sebrakan) cukup efektif untuk mengantisipasi harga ketela yang sering fluktuatif.
Kelompok SPP Dusun Gambiran sepakat membuat merk bersama, ”MANUNGGAL RAOS”. Hal ini penting dilakukan untuk mendukung langkah terciptanya ”Dusun Gambiran Sentra Industri Manggleng” tidak hanya di Kecamatan Berbah namun di Kabupaten Sleman. Dengan ”MANUNGGAL RAOS” kelompok SPP ini semakin semangat dan gencar mempromosikan produknya. Manggleng ”MANUNGGAL RAOS” sering melenggang cantik di pameran potensi daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi memikat banyak pengunjung. Mutiara terpendam itupun kini telah mulai memancarkan sinarnya. (UPK PPK Berbah Mei 09)