
Dusun Gambiran adalah dusun sederhana terletak di tengah-tengah (pedalaman) wilayah Desa Sendangtirto yang selama ini tidak pernah terdengar gaungnya seperti dusun-dusun tetangga. Setelah mengikuti sosialisasi UPK di Balai Desa Sendangtirto, Bu Nuning melihat potensi dusunnya mengajak ibu-ibu produktif bergabung di UPK PPK Kec. Berbah. Kelompok usaha Dusun Gambiran resmi menjadi anggota SPP pada tanggal 12 Maret 2008 dengan pinjaman sebesar Rp 13.000.000,00. Anggota Kelompok SPP yang berjumlah 10 orang sebagian besar memproduksi panganan berbahan dasar ketela. Tape, Manggleng, Gotri adalah produk hasil olahan mereka. Manggleng yang kemudian menjadi ikon Dusun Gambiran diproduksi dengan teknologi sederhana, dikerjakan di rumah masing-masing anggota dan pada saat itu pemasaran belum terkoordinasi dengan baik.
Tahun pertama Kelompok SPP Dusun Gambiran telah berhasil menyerap dan menyelenggarakan administrasi dan pembukuan keuangan kelompok standar UPK PPK Kec Berbah serta menyusun aturan dan sanksi kelompok. Kelompok SPP ini juga
mulai belajar mengadakan simpan pinjam dengan modal dari iuran anggota. Pada tahap pencairan dana kedua (tahun kedua) modal kelompok menjadi semakin besar Rp 1.500.000 berasal dari pemberian IPTW dan hasil perguliran simpan pinjam pengelolaan internal kelompok tidak dibagi. Kegiatan simpan pinjam kelompok dengan jangka waktu pendek ini (sebrakan) cukup efektif untuk mengantisipasi harga ketela yang sering fluktuatif.
Kelompok SPP Dusun Gambiran sepakat membuat merk bersama, ”MANUNGGAL RAOS”. Hal ini penting dilakukan untuk mendukung langkah terciptanya ”Dusun Gambiran Sentra Industri Manggleng” tidak hanya di Kecamatan Berbah namun di Kabupaten Sleman. Dengan ”MANUNGGAL RAOS” kelompok SPP ini semakin semangat dan gencar mempromosikan produknya. Manggleng ”MANUNGGAL RAOS” sering melenggang cantik di pameran potensi daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi memikat banyak pengunjung. Mutiara terpendam itupun kini telah mulai memancarkan sinarnya. (UPK PPK Berbah Mei 09)
Tahun pertama Kelompok SPP Dusun Gambiran telah berhasil menyerap dan menyelenggarakan administrasi dan pembukuan keuangan kelompok standar UPK PPK Kec Berbah serta menyusun aturan dan sanksi kelompok. Kelompok SPP ini juga
mulai belajar mengadakan simpan pinjam dengan modal dari iuran anggota. Pada tahap pencairan dana kedua (tahun kedua) modal kelompok menjadi semakin besar Rp 1.500.000 berasal dari pemberian IPTW dan hasil perguliran simpan pinjam pengelolaan internal kelompok tidak dibagi. Kegiatan simpan pinjam kelompok dengan jangka waktu pendek ini (sebrakan) cukup efektif untuk mengantisipasi harga ketela yang sering fluktuatif.Kelompok SPP Dusun Gambiran sepakat membuat merk bersama, ”MANUNGGAL RAOS”. Hal ini penting dilakukan untuk mendukung langkah terciptanya ”Dusun Gambiran Sentra Industri Manggleng” tidak hanya di Kecamatan Berbah namun di Kabupaten Sleman. Dengan ”MANUNGGAL RAOS” kelompok SPP ini semakin semangat dan gencar mempromosikan produknya. Manggleng ”MANUNGGAL RAOS” sering melenggang cantik di pameran potensi daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi memikat banyak pengunjung. Mutiara terpendam itupun kini telah mulai memancarkan sinarnya. (UPK PPK Berbah Mei 09)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar