Senin, 02 November 2009
Laporan Bulan Oktober 2009
TUNGGAKAN : 0 %
SURPLUS : Rp 158.152.427,00
JUMLAH KELOMPOK : 99 KELOMPOK
JUMLAH PEMANFAAT : 974 ORANG
ASSET PRODUKTIF : Rp 1.153.232.454,00
Laporan Bulan September 2009
TUNGGAKAN : 0 %
SURPLUS : Rp 143.321.360,00
JUMLAH KELOMPOK : 101 KELOMPOK
JUMLAH PEMANFAAT : 960 ORANG
ASSET PRODUKTIF : Rp 1.140.453.039,00
Minggu, 01 November 2009
Semiloka Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD)
Pada hari Senin, 26 Oktober 2009 di Ruang Andrawina Hotel Yogyakarta Plaza menyelenggarakan Semiloka Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tentang Program nasional Pemberdayaan Masyarakat mandiri Perdesaan Tahun 2009 dengan peserta terdiri dari unsur DPRD, SKPD, Camat, Kasi Ekobang kecamatan, Kepala Desa, adan Kerjasama Antar Desa, (BKAD), Unit Pelaksana Kegiatan (UPK), fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan, BPPM Propinsi DIY jumlah 72 orang. Acara ini bertujuan Mensosialisasikan dan mempromosikan agenda pengintegrasian, Membangun kesepahaman antar pelaku pembangunan ( DPRD Kabupaten, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pelaku Program dan Masyarakat, Membangun komitmen bersama untuk melaksanakan pengintegrasian, dan mendorong penyelarasan perencanaan pembangunan (Teknokratis dan partisipatif), demikian laporan yang disampaikan oleh Kasubbag Administrasi Pemerintahan Desa Bagian Pemdes Bagus Wahyu Hartono, SSTP MA.
Bahwa Program pemberdayaan masyarakat, dalam hal ini Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan dihadapkan pada permasalahan keberlanjutan, artinya pasca program, tidak ada jaminan keberlanjutan dan kelestarian sistem yang telah dibangun, bila, sistem (Pembangunan partisipatif) dimaksud, akan berakhir seiring dengan selesainya program, maka sia-sia upaya yang telah dilakukan selama bertahun-tahun untuk mendodrong terwujudnya sistem pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat. Menyadari akan hal itu, maka pada hari Senin, 26 Oktober 2009 di Ruang Andrawina Hotel Yogyakarta Plaza menyelenggarakan Semiloka Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tentang Program nasional Pemberdayaan Masyarakat mandiri Perdesaan Tahun 2009 dengan peserta terdiri dari unsur DPRD, SKPD, Camat, Kasi Ekobang kecamatan, Kepala Desa, adan Kerjasama Antar Desa, (BKAD), Unit Pelaksana Kegiatan (UPK), fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan, BPPM Propinsi DIY jumlah 72 orang. Dengan tujuan : Mensosialisasikan dan mempromosikan agenda pengintegrasian, Membangun kesepahaman antar pelaku pembangunan ( DPRD Kabupaten, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pelaku Program dan Masyarakat, Membangun komitmen bersama untuk melaksanakan pengintegrasian, dan mendorong penyelarasan perencanaan pembangunan (Teknokratis dan partisipatif), demikian laporan yang disampaikan oleh Kasubbag Administrasi Pemerintahan Desa Bagian Pemdes Bagus Wahyu Hartono, SSTP MA. Dalam Semiloka DPRD ini dengan 4
( humas )
Email : pemdasleman@slemankab.go.id
Situs dikelola oleh : Kantor Telekomunikasi & Informatika
PNPM MP KEC. BERBAH SEBAGAI INKUBATOR EKONOMI KERAKYATAN
PNPM Mandiri Perdesaan yang ada di Kecamatan Berbah telah memiliki spesifikasi yang memadai sesuai dengan perkembangan dan dinamika pemberdayaan masyarakat lokal yang berbasis ekonomic-regional kecamatan.
Arah kebijakan PNPM MP Kecamatan Berbah adalah pada pengembangan dan pelestarian asset sarana prasarana sosial dasar dan asset produktif dengan kelembagaan ekonomi mikro yang telah tumbuh dan berkembang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Perkembangan kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang merupakan inkubator gerakan ekonomi kerakyatan di Kecamatan Berbah merupakan sebuah kegiatan usaha produktif untuk mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.(Oleh : Drs. Krido Suprayitno.,SE.,MSi. Camat Kecamatan Berbah)