Kecamatan : Berbah
Kabupaten : Sleman
Propinsi : DIY
I. Gambaran Umum Progres Perkembangan Kegiatan.
Sampai dengan akhir Januari 2010, UPK PPK Kec. Berbah mempunyai 98 kelompok SPP aktif dengan jumlah anggota 968 orang. Saldo pinjaman yang ada dimasyarakat sampai dengan saat ini sebesar Rp 1.203.788,00 dan saldo Bank SPP Rp 1.662.644,00 saldo Bank Operasional Rp 2.278.249,00 Surplus yang dimiliki per 31 Januari 2010 sebesar Rp 18.534.223,00 dan tingkat efisiensi biaya operasional sebesar 8,62 %. Rasio RMS sampai dengan bulan ini sebesar 0,61 %.
UPK PPK Kecamatan Berbah telah melaksanakan kegiatan antara lain :
A. Kegiatan internal antara lain ;
- Koordinasi intern UPK Kec. Berbah
- Rakor Koordinator SPP
- Penerimaan angsuran SPP dan pembinaan rutin klp SPP
- Pencairan SPP perguliran
- Pembinaan kelompok
- Koordinasi BKAD
- Monev BP UPK
- Kunjungan FasKeu Kab Sleman
B. Kegiatan eksternal antara lain ;
- Rakor Pengurus Forum UPK Kab Sleman
- Pisah sambut FasKab PNPM, SatKer PNPM & TKK PNPM Kab Sleman
- Pisah sambut Karyawan Kec. Berbah
- Koordinasi dengan Faskab
II. Pelaksanaan Kegiatan
A. Kegiatan internal yang telah dilaksanakan pada bulan ini secara terperinci adalah sebagai berikut ;
1. Koordinasi intern UPK PPK Berbah
Untuk mengefektifkan kinerja yang dilakukan UPK maka UPK Berbah menggelar koordinasi ringan untuk mengevaluasi kegiatan bulan lalu kemudian membahas rencana dan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan sebulan kedepan dengan tujuan agar semua kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan lancar sehingga output yang dihasilkan dapat tercapai secara maksimal dan bermanfaat.
2 Rakor Koordinator SPP
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan perguliran biasanya UPK dibantu oleh Koordinator SPP tiap Desa. Selanjutnya untuk mendukung kelancaran kinerja/kegiatan tersebut, UPK bersama Koordinator SPP tiap desa menyelenggarakan rapat koordinasi. Pada bulan ini membahas rencana pelaksanaan beberapa agenda kegiatan kelompok, rencana dan realisasi pencairan, pembinaan kelompok, membahas kendala-kendala yang muncul dikelompok SPP.
3. Penerimaan angsuran dan Pembinaan rutin
a. Setiap bulan UPK PPK Berbah menerima angsuran mulai tanggal 4 dan berakhir tanggal 22 , dan bagi kelompok yang mempunyai angsuran ke-4 dan kelipatannya diadakan pengecekan administrasi berkala untuk mengoreksi administrasi/pembukuan serta melihat perkembangan kelompok.
b. Pembinaan pra pencairan, dilakukan sebelum pencairan dengan mengundang penanggungjawab/ketua kelompok yang intinya untuk menegaskan kembali pengajuan & hasil rekomendasi dari Tim Verifikasi guna persiapan pembahasan akhir dan pencairan.
4. Pelatihan Kelompok SPP Pemberdayaan
Setelah memfasilitasi kelompok utama mengajukan proposal dan telah dicairkan oleh Pemkab Sleman selanjutnya UPK melakukan pemantauan mulai dari penggunaan dana tersebut sampai dengan cara pengadministrasian di kelompok. Pada kesempatan ini dilakukan pemantauan secara sampling (9 kelompok dari 19) dengan menitikberatkan pada pembukuan yang telah mereka lakukan.
5. Rakor Kelembagaan PNPM
Sesuai dengan RKTL, pada bulan ini diadakan rapat koordinasi kelembagaan PNPM Kec. Berbah. Rakor ini dihadiri oleh seluruh kelembagaan yang ada (BKAD, BP UPK, TV, UPK), materi rakor adalah persiapan laporan pertanggungjawaban dan perncanaan, dengan narasumber FasKeu PNPM Kab. Sleman.
6. Koordinasi dengan BKAD
Untuk menuju keselarasan dalam kegiatan Musyawarah Antar Desa maka dilakukanlah koordinasi dengan BKAD dengan agenda pelaporan bahan pertanggungjawaban 2009 dan perencanaan 2010 oleh UPK. Kesimpulan dari rakor ini adalah pertanggungjaaban 2009 dan perencanaan 2010 yang telah dipresentasikan UPK dapat disepakati dan dilanjutkan ke Musyawarah Antar Desa akan tetapi masih ada catatan perlu disempurnakan lagi mengenai sistematika susunannya.
7. Audit BP UPK
Dalam penyelenggaraan PNPM terdapat prinsip ”akuntabilitas dan transparansi” sehingga dalam prosesnya diperlukan pengawasan, dalam hal ini dilaksanakan oleh Badan Pengawas UPK yangb tupoksinya mengawasi,mengaudit semua administrasi kegiatan maupun keuangan yang telah diselenggarakan oleh UPK. Hasil audit kali ini akan digunakan sebagai salah satu bahan MAD Pertanggung jawaban.
B. Kegiatan eksternal yang dilakukan antara lain;
1. Raker Pengurus Forum UPK Kab Sleman
Setelah adanya suksesi Ketua Forum UPK Kab. Sleman, selanjutnya diadakan raker Pengurus Forum UPK Kab. Sleman untuk membahas agenda Forum UPK yang akan datang.
2. Koordinasi dengan FasKeu PNPM Kab Sleman
Dalam pembuatan perencanaan 2010 UPK melakukan koordinasi dengan FasKeu untuk dilakukan pemantauan, penelitian dan rekomendasi terhadap semua perencanaan yang telah dibuat UPK agar nantinya dalam realisasinya tidak ada penyimpangan,
3. Pisah sambut FasKab, TKK & Satker PNPM Kab. Sleman
Bulan ini merupakan bulan yang special karena terjadi pegantian personil di Kabupaten baik itu FasKab dari Bp Ir. Sjahrial Bachari diganti Ir. Ahmad Sutrisno, kemudian personil Satker dan TKK PNPM Kab. Sleman dari Bapeda ke Kesra Kab. Sleman. Acara ini diselenggarakan di RM Jambon Resto dengan kemasan yang tidak formal sehingga dapat terjalin hubungan yang komunikatif dari semua pihak.
4. Pisah sambut Karyawan Kec. Berbah
Adanya keharmonisan antara UPK dengan seluruh pegawai Kec. Berbah membuat suatu hubungan kekeluargaan yang erat, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan kecamatan selalu melibatkan UPK. Acara pisah-sambut ini diselenggarakan di RM Mataram Indah untuk melepas 3 personil dan menyambut 5 orang personil yang baru.
III. Rencana kegiatan bulan depan
Gambaran umum rencana kegiatan sesuai RKTL yang akan dilaksanakan bulan Februari 2010 adalah sebagai berikut :
1. Terima angsuran & pembinaan rutin Kelompok SPP
2. Rakor KSPP
3. Rakor Kelembagaan
4. Verifikasi dan Validasi
5. Pencairan SPP Perguliran
6. MAD Pertanggung Jawaban & Perencanaan
7. Forum UPK Kab. Sleman
IV. Penutup
Kegiatan UPK PPK di kecamatan Berbah dapat terselenggara dan dapat berjalan dengan baik dan lancar, hal ini karena adanya dukungan, koordinasi dan kerjasama dari pihak –pihak terkait yang mendukung kegiatan PNPM-PPK baik di tingkat desa maupun Kecamatan, dari tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan kegiatan PNPM-PPK saat ini khususnya kegiatan Simpan Pinjam kelompok Perempuan, semoga dapat dipertahankan, ditingkatkan dan dilestarikan untuk tahap-tahap selanjutnya dan Terima Kasih .
Berbah, 31 Januari 2010
Rabu, 17 Februari 2010
Laporan UPK PNPM Bulan Des 2009
Kecamatan : Berbah
Kabupaten : Sleman
Propinsi : DIY
I. Gambaran Umum Progres Perkembangan Kegiatan.
Sampai dengan akhir Desember 2009, UPK PPK Kec. Berbah mempunyai 98 kelompok SPP aktif dengan jumlah anggota 968 orang. Saldo pinjaman yang ada dimasyarakat sampai dengan saat ini sebesar Rp 1.172.806.000,00 dan saldo Bank SPP Rp 8.534.581,00 saldo Bank Operasional Rp 7.077.990,00 Surplus yang dimiliki per 31 Desember 2009 sebesar Rp 191.329.067,00 dan tingkat efisiensi biaya operasional sebesar 4,69 %. Rasio RMS sampai dengan bulan ini sebesar 17,49 %.
UPK PPK Kecamatan Berbah telah melaksanakan kegiatan antara lain :
A. Kegiatan internal antara lain ;
- Koordinasi intern UPK Kec. Berbah
- Rakor Koordinator SPP
- Penerimaan angsuran SPP dan pembinaan rutin klp SPP
- Pencairan SPP perguliran
- Pelatihan kelompok
- Bedah PTO dengan BKAD
- Monev BP UPK
B. Kegiatan eksternal antara lain ;
- Rakor Ketua UPK Kab. Sleman
- Memfasilitasi kelompok pemberdayaan
- Peresmian gedung kantor Kec. Berbah
- Koordinasi pamer produk di Dinas P2KPM
II. Pelaksanaan Kegiatan
A. Kegiatan internal yang telah dilaksanakan pada bulan ini secara terperinci adalah sebagai berikut ;
1. Koordinasi intern UPK PPK Berbah
Untuk mengefektifkan kinerja yang dilakukan UPK maka UPK Berbah menggelar koordinasi ringan untuk mengevaluasi kegiatan bulan lalu kemudian membahas rencana dan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan sebulan kedepan dengan tujuan agar semua kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan lancar sehingga output yang dihasilkan dapat tercapai secara maksimal dan bermanfaat.
2 Rakor Koordinator SPP
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan perguliran biasanya UPK dibantu oleh Koordinator SPP tiap Desa. Selanjutnya untuk mendukung kelancaran kinerja/kegiatan tersebut, UPK bersama Koordinator SPP tiap desa menyelenggarakan rapat koordinasi. Pada bulan ini membahas rencana pelaksanaan beberapa agenda kegiatan kelompok, rencana dan realisasi pencairan, pembinaan kelompok, membahas kendala-kendala yang muncul dikelompok SPP.
3. Penerimaan angsuran dan Pembinaan rutin
a. Setiap bulan UPK PPK Berbah menerima angsuran mulai tanggal 4 dan berakhir tanggal 22 , dan bagi kelompok yang mempunyai angsuran ke-4 dan kelipatannya diadakan pengecekan administrasi berkala untuk mengoreksi administrasi/pembukuan serta melihat perkembangan kelompok.
b. Pembinaan pra pencairan, dilakukan sebelum pencairan dengan mengundang penanggungjawab/ketua kelompok yang intinya untuk menegaskan kembali pengajuan & hasil rekomendasi dari Tim Verifikasi untuk persiapan pembahasan akhir dan pencairan.
4. Penyelenggaraan verifikasi dan Validasi
Pada bulan Desember ini UPK PPK tidak menyelenggarakan verifikasi (klp baru) dan validasi (klp lama) dikarenakan jumlah daftar antrian yang dimiliki sudah mencukupi untuk pencairan pada bulan ini, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya pertanyaan pencairan dari kelompok yang sudah diverifikasi sehingga nantinya kelompok tidak masuk daftar tunggu pencairan terlalu lama.
5. Pelatihan Kelompok
Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu maka diadakanlah pelatihan kelompok dengan mengundang 30 kelompok yang terdiri dari kelompok pra utama, pra madya dan pemula dengan materi penguatan pengurus kelompok serta kompetisi perkembangan kelompok lewat pengisian klasifikasi kelompok dan beberapa soal yang sifatnya pemahaman mekanisme perguliran. Dalam kompetisi ini yang mendapat apresiasi prestasi baik/nilai tertinggi adalah kelompok Noyokerten II, Grogol II, Candibang 03. Pelatihan ini didukung (sebagai dewan juri) oleh Sp Trainer KorProp DY yaitu Bapak Subagyo.
6. Bedah PTO
Untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan tentang aturan dan mekanisme PNPM maka digelarlah acara bedah PTO dengan narasumber Bapak Syaiful Huda (FasKeu Kab Sleman) dan Bapak Subagyo (Sp Trainer Korprop DIY). Acara ini dihadiri oleh semua BKAD, perwakilan BP UPK, perwakilan TV dan perwakilan UPK. Dengan adanya bedah PTO ini diharapkan dapat sebagai bekal nantinya dalam perumusan dan pembenahan aturan-aturan pendukung.
7. Audit BP UPK
Dalam penyelenggaraan PNPM terdapat prinsip ”akuntabilitas dan transparansi” sehingga dalam prosesnya diperlukan pengawasan, dalam hal ini dilaksanakan oleh Badan Pengawas UPK yangb tupoksinya mengawasi,mengaudit semua administrasi kegiatan maupun keuangan yang telah diselenggarakan oleh UPK. Hasil audit kali ini akan digunakan sebagai salah satu bahan MAD Pertanggung jawaban.
B. Kegiatan eksternal yang dilakukan antara lain;
1. Rakor Ketua UPK Kab Sleman
Setelah adanya suksesi Ketua Forum UPK Kab. Sleman, selanjutnya diadakan rakor Ketua UPK Kab. Sleman unruk membahas kelengkapan pengurus forum, komitmen pengurus dan anggota forum serta rencana kerja forum.
Selanjutnya dihari yang berbeda juga mengadakan rakor untuk membahas kesepakatan beberapa item pada RAB dan membahas tindak lanjut PerBup tentang SK Bupati untuk UPK.
2. Memfasilitasi kelompok pemberdayaan
Setelah merekomendasikan beberapa kelompok SPP dengan klasifikasi matang untuk mengajukan proposal pemberdayaan ke Gubernur Cq. Bupati Sleman maka selanjutnya UPK mendampingi kelompok dalam proses verifikasi yang dilakukan oleh Tim Verifikasi Kabupaten Sleman dan selanjutnya membantu kelompok dalam menyiapkan persyaratan administrasi untuk proses pencairan bagi 19 kelompok SPP yang lolos verifikasi dari 34 kelompok SPP yang direkomendasikan. Secara umum besaran bantuan hibah yang diberikan kelompok antara 4 juta s/d 5 juta rupiah dan nantinya akan digunaan untuk pengembangan usaha kelompok.
3. Peresmian gedung kantor Kec. Berbah
Setelah proses pembangunan gedung paripurna maka diadakanlah upacara peresmian sebagai tanda perpindahan penyelenggaraan tata pemerintahan dari gedung lama ke gedung baru. Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut melalui perencanaan yang panjang mulai dari pembentukan panitia sampai dengan gladi resik yang melibatkan berbagai unsur yang ada di Kec. Berbah. Acara peresmian dikemas dengan berbagai kegiatan antara lain malam susupan (do’a & tahlil bersama), pentas kethoprak, dan puncaknya adalah upacara resmi dihadiri Wakil Bupati Sleman dan pejabat Kab. Sleman dengan kemasan acara pawai bergodo dan tumpeng, pentas jathilan, tari-tarian serta karawitan sekaligus ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
4. Koordinasi pamer produk di gerai Dinas P2KPM
Menindaklanjuti adanya informasi tentang kesempatan pamer produk di gerai Dinas P2KPM maka untuk dapat mengambil kesempatan baik ini diadakan koordinasi antara UPK dengan Pemerintah Kec. Berbah (Camat, Kasi Ekobang, Kasi Kesmas). Setiap Kecamatan diberikan kesempatan pamer produk selama satu minggu, oleh karena itu dalam koordinasi ini telah menyepakati akan mengambil kesempatan tersebut dengan mengirim produk-produk andalan yang ada di Kec. Berbah.
III. Rencana kegiatan bulan depan
Gambaran umum rencana kegiatan sesuai RKTL yang akan dilaksanakan bulan Januari 2010 adalah sebagai berikut :
1. Terima angsuran & pembinaan rutin Kelompok SPP
2. Rakor KSPP
3. Rakor Kelembagaan
4. Verifikasi dan Validasi
5. Pencairan SPP Perguliran
6. MAD Pertanggung Jawaban & Perencanaan
7. Rakor Pengurus Forum UPK Kab. Sleman
IV. Penutup
Kegiatan UPK PPK di kecamatan Berbah dapat terselenggara dan dapat berjalan dengan baik dan lancar, hal ini karena adanya dukungan, koordinasi dan kerjasama dari pihak –pihak terkait yang mendukung kegiatan PNPM-PPK baik di tingkat desa maupun Kecamatan, dari tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan kegiatan PNPM-PPK saat ini khususnya kegiatan Simpan Pinjam kelompok Perempuan, semoga dapat dipertahankan, ditingkatkan dan dilestarikan untuk tahap-tahap selanjutnya dan Terima Kasih .
Berbah, 31 Desember 2009
Kabupaten : Sleman
Propinsi : DIY
I. Gambaran Umum Progres Perkembangan Kegiatan.
Sampai dengan akhir Desember 2009, UPK PPK Kec. Berbah mempunyai 98 kelompok SPP aktif dengan jumlah anggota 968 orang. Saldo pinjaman yang ada dimasyarakat sampai dengan saat ini sebesar Rp 1.172.806.000,00 dan saldo Bank SPP Rp 8.534.581,00 saldo Bank Operasional Rp 7.077.990,00 Surplus yang dimiliki per 31 Desember 2009 sebesar Rp 191.329.067,00 dan tingkat efisiensi biaya operasional sebesar 4,69 %. Rasio RMS sampai dengan bulan ini sebesar 17,49 %.
UPK PPK Kecamatan Berbah telah melaksanakan kegiatan antara lain :
A. Kegiatan internal antara lain ;
- Koordinasi intern UPK Kec. Berbah
- Rakor Koordinator SPP
- Penerimaan angsuran SPP dan pembinaan rutin klp SPP
- Pencairan SPP perguliran
- Pelatihan kelompok
- Bedah PTO dengan BKAD
- Monev BP UPK
B. Kegiatan eksternal antara lain ;
- Rakor Ketua UPK Kab. Sleman
- Memfasilitasi kelompok pemberdayaan
- Peresmian gedung kantor Kec. Berbah
- Koordinasi pamer produk di Dinas P2KPM
II. Pelaksanaan Kegiatan
A. Kegiatan internal yang telah dilaksanakan pada bulan ini secara terperinci adalah sebagai berikut ;
1. Koordinasi intern UPK PPK Berbah
Untuk mengefektifkan kinerja yang dilakukan UPK maka UPK Berbah menggelar koordinasi ringan untuk mengevaluasi kegiatan bulan lalu kemudian membahas rencana dan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan sebulan kedepan dengan tujuan agar semua kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan lancar sehingga output yang dihasilkan dapat tercapai secara maksimal dan bermanfaat.
2 Rakor Koordinator SPP
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan perguliran biasanya UPK dibantu oleh Koordinator SPP tiap Desa. Selanjutnya untuk mendukung kelancaran kinerja/kegiatan tersebut, UPK bersama Koordinator SPP tiap desa menyelenggarakan rapat koordinasi. Pada bulan ini membahas rencana pelaksanaan beberapa agenda kegiatan kelompok, rencana dan realisasi pencairan, pembinaan kelompok, membahas kendala-kendala yang muncul dikelompok SPP.
3. Penerimaan angsuran dan Pembinaan rutin
a. Setiap bulan UPK PPK Berbah menerima angsuran mulai tanggal 4 dan berakhir tanggal 22 , dan bagi kelompok yang mempunyai angsuran ke-4 dan kelipatannya diadakan pengecekan administrasi berkala untuk mengoreksi administrasi/pembukuan serta melihat perkembangan kelompok.
b. Pembinaan pra pencairan, dilakukan sebelum pencairan dengan mengundang penanggungjawab/ketua kelompok yang intinya untuk menegaskan kembali pengajuan & hasil rekomendasi dari Tim Verifikasi untuk persiapan pembahasan akhir dan pencairan.
4. Penyelenggaraan verifikasi dan Validasi
Pada bulan Desember ini UPK PPK tidak menyelenggarakan verifikasi (klp baru) dan validasi (klp lama) dikarenakan jumlah daftar antrian yang dimiliki sudah mencukupi untuk pencairan pada bulan ini, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya pertanyaan pencairan dari kelompok yang sudah diverifikasi sehingga nantinya kelompok tidak masuk daftar tunggu pencairan terlalu lama.
5. Pelatihan Kelompok
Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu maka diadakanlah pelatihan kelompok dengan mengundang 30 kelompok yang terdiri dari kelompok pra utama, pra madya dan pemula dengan materi penguatan pengurus kelompok serta kompetisi perkembangan kelompok lewat pengisian klasifikasi kelompok dan beberapa soal yang sifatnya pemahaman mekanisme perguliran. Dalam kompetisi ini yang mendapat apresiasi prestasi baik/nilai tertinggi adalah kelompok Noyokerten II, Grogol II, Candibang 03. Pelatihan ini didukung (sebagai dewan juri) oleh Sp Trainer KorProp DY yaitu Bapak Subagyo.
6. Bedah PTO
Untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan tentang aturan dan mekanisme PNPM maka digelarlah acara bedah PTO dengan narasumber Bapak Syaiful Huda (FasKeu Kab Sleman) dan Bapak Subagyo (Sp Trainer Korprop DIY). Acara ini dihadiri oleh semua BKAD, perwakilan BP UPK, perwakilan TV dan perwakilan UPK. Dengan adanya bedah PTO ini diharapkan dapat sebagai bekal nantinya dalam perumusan dan pembenahan aturan-aturan pendukung.
7. Audit BP UPK
Dalam penyelenggaraan PNPM terdapat prinsip ”akuntabilitas dan transparansi” sehingga dalam prosesnya diperlukan pengawasan, dalam hal ini dilaksanakan oleh Badan Pengawas UPK yangb tupoksinya mengawasi,mengaudit semua administrasi kegiatan maupun keuangan yang telah diselenggarakan oleh UPK. Hasil audit kali ini akan digunakan sebagai salah satu bahan MAD Pertanggung jawaban.
B. Kegiatan eksternal yang dilakukan antara lain;
1. Rakor Ketua UPK Kab Sleman
Setelah adanya suksesi Ketua Forum UPK Kab. Sleman, selanjutnya diadakan rakor Ketua UPK Kab. Sleman unruk membahas kelengkapan pengurus forum, komitmen pengurus dan anggota forum serta rencana kerja forum.
Selanjutnya dihari yang berbeda juga mengadakan rakor untuk membahas kesepakatan beberapa item pada RAB dan membahas tindak lanjut PerBup tentang SK Bupati untuk UPK.
2. Memfasilitasi kelompok pemberdayaan
Setelah merekomendasikan beberapa kelompok SPP dengan klasifikasi matang untuk mengajukan proposal pemberdayaan ke Gubernur Cq. Bupati Sleman maka selanjutnya UPK mendampingi kelompok dalam proses verifikasi yang dilakukan oleh Tim Verifikasi Kabupaten Sleman dan selanjutnya membantu kelompok dalam menyiapkan persyaratan administrasi untuk proses pencairan bagi 19 kelompok SPP yang lolos verifikasi dari 34 kelompok SPP yang direkomendasikan. Secara umum besaran bantuan hibah yang diberikan kelompok antara 4 juta s/d 5 juta rupiah dan nantinya akan digunaan untuk pengembangan usaha kelompok.
3. Peresmian gedung kantor Kec. Berbah
Setelah proses pembangunan gedung paripurna maka diadakanlah upacara peresmian sebagai tanda perpindahan penyelenggaraan tata pemerintahan dari gedung lama ke gedung baru. Untuk mempersiapkan kegiatan tersebut melalui perencanaan yang panjang mulai dari pembentukan panitia sampai dengan gladi resik yang melibatkan berbagai unsur yang ada di Kec. Berbah. Acara peresmian dikemas dengan berbagai kegiatan antara lain malam susupan (do’a & tahlil bersama), pentas kethoprak, dan puncaknya adalah upacara resmi dihadiri Wakil Bupati Sleman dan pejabat Kab. Sleman dengan kemasan acara pawai bergodo dan tumpeng, pentas jathilan, tari-tarian serta karawitan sekaligus ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
4. Koordinasi pamer produk di gerai Dinas P2KPM
Menindaklanjuti adanya informasi tentang kesempatan pamer produk di gerai Dinas P2KPM maka untuk dapat mengambil kesempatan baik ini diadakan koordinasi antara UPK dengan Pemerintah Kec. Berbah (Camat, Kasi Ekobang, Kasi Kesmas). Setiap Kecamatan diberikan kesempatan pamer produk selama satu minggu, oleh karena itu dalam koordinasi ini telah menyepakati akan mengambil kesempatan tersebut dengan mengirim produk-produk andalan yang ada di Kec. Berbah.
III. Rencana kegiatan bulan depan
Gambaran umum rencana kegiatan sesuai RKTL yang akan dilaksanakan bulan Januari 2010 adalah sebagai berikut :
1. Terima angsuran & pembinaan rutin Kelompok SPP
2. Rakor KSPP
3. Rakor Kelembagaan
4. Verifikasi dan Validasi
5. Pencairan SPP Perguliran
6. MAD Pertanggung Jawaban & Perencanaan
7. Rakor Pengurus Forum UPK Kab. Sleman
IV. Penutup
Kegiatan UPK PPK di kecamatan Berbah dapat terselenggara dan dapat berjalan dengan baik dan lancar, hal ini karena adanya dukungan, koordinasi dan kerjasama dari pihak –pihak terkait yang mendukung kegiatan PNPM-PPK baik di tingkat desa maupun Kecamatan, dari tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan kegiatan PNPM-PPK saat ini khususnya kegiatan Simpan Pinjam kelompok Perempuan, semoga dapat dipertahankan, ditingkatkan dan dilestarikan untuk tahap-tahap selanjutnya dan Terima Kasih .
Berbah, 31 Desember 2009
Rabu, 10 Februari 2010
Berbah Raih Penghargaan Tingkat Nasional

BERBAH: Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Berbah menunjukkan keberhasilan. Pasalnya dengan adanya program tersebut Berbah mampu menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga memperoleh penghargaan dari Mendagri.
Camat Berbah Krido Suprayitno mengatakan, dalam kurun waktu setahun, program PNPM Mandiri yang digelontorkan dari pusat telah berhasil menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Dimana angka kemiskinan yang tadinya 24% turun menjadi 22,48%.
Bahkan, performance dari kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan itu setelah dilakukan audit oleh verifikator dinyatakan kondisi kelembagaan unit pengelola kegiatan (UPK) PNPM Mandiri itu pada posisi skore 98%. Artinya kondisinya sehat dengan tingkat tunggakan 0%.
"Setelah diaudit kami dinilai sebagai UPK yang sehat sehingga pantas mendapat penghargaan dari Mendagri sebagai UPK terbaik tingkat nasional," ujar Krido yang didampingi Ketua UPK Mandiri Berbah Bayu Nurwijaya kepada Harian Jogja, Rabu (3/2).
Penghargaan dari Mendagri itu diserahkan melalui Gubernur DIY pada Agustus 2009. UPK itu mengelola 99 kelompok usaha dengan 974 anggota. Bahkan, katanya Berbah memiliki kinerja keuangan yang meningkat dan kelancaran keuangan 100%. Dengan tingkat realinilite modal sendiri (RMS) dan mencetak laba sebesar 17,51% yang menggambarkan kemampuan pendanaan modal awal. Sehingga bisa dikatakan bahwa lembaga tingkat desa ini telah mengalami surplus pada 2009 sebesar Rp 191 juta.
Ditambahkan Bayu Nurwijaya, modal awal yang berasal dari pusat hanya sebesar Rp772 juta. Namun kini penyerapan dana di masyarakat itu bisa mencapai Rp 1,2 milliar, sehingga mengalami peningkatan sebesar Rp500 juta.
Menurut dia animo masyarakat untuk mendapat dana tersebut sangat besar. Terbukti dari jumlah 99 kelompok itu, masih ada kelompok baru yang mengajukan proposal sebanyak 15 kelompok. Setelah angsuran kelompok yang lama itu lunas maka bisa dipakai untuk dimanfaatkan oleh kelompok baru mendaftar.
"Mereka yang menjadi anggota kelompok itu diantaranya kelompok usaha makanan, ketrampilan, jasa dan juga kerajinan yang sudah mulai menunjukkan kemajuan," kata dia.
Tahun ini, kata Bayu, targetnya adalah bisa melakukan pengembangan usaha yang sudah ada. Selain itu, juga dilakukan efektivitas dana bergulir milik masyarakat. (oleh Theresia T. Andayani HARIAN JOGJA)
Camat Berbah Krido Suprayitno mengatakan, dalam kurun waktu setahun, program PNPM Mandiri yang digelontorkan dari pusat telah berhasil menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Dimana angka kemiskinan yang tadinya 24% turun menjadi 22,48%.
Bahkan, performance dari kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan itu setelah dilakukan audit oleh verifikator dinyatakan kondisi kelembagaan unit pengelola kegiatan (UPK) PNPM Mandiri itu pada posisi skore 98%. Artinya kondisinya sehat dengan tingkat tunggakan 0%.
"Setelah diaudit kami dinilai sebagai UPK yang sehat sehingga pantas mendapat penghargaan dari Mendagri sebagai UPK terbaik tingkat nasional," ujar Krido yang didampingi Ketua UPK Mandiri Berbah Bayu Nurwijaya kepada Harian Jogja, Rabu (3/2).
Penghargaan dari Mendagri itu diserahkan melalui Gubernur DIY pada Agustus 2009. UPK itu mengelola 99 kelompok usaha dengan 974 anggota. Bahkan, katanya Berbah memiliki kinerja keuangan yang meningkat dan kelancaran keuangan 100%. Dengan tingkat realinilite modal sendiri (RMS) dan mencetak laba sebesar 17,51% yang menggambarkan kemampuan pendanaan modal awal. Sehingga bisa dikatakan bahwa lembaga tingkat desa ini telah mengalami surplus pada 2009 sebesar Rp 191 juta.
Ditambahkan Bayu Nurwijaya, modal awal yang berasal dari pusat hanya sebesar Rp772 juta. Namun kini penyerapan dana di masyarakat itu bisa mencapai Rp 1,2 milliar, sehingga mengalami peningkatan sebesar Rp500 juta.
Menurut dia animo masyarakat untuk mendapat dana tersebut sangat besar. Terbukti dari jumlah 99 kelompok itu, masih ada kelompok baru yang mengajukan proposal sebanyak 15 kelompok. Setelah angsuran kelompok yang lama itu lunas maka bisa dipakai untuk dimanfaatkan oleh kelompok baru mendaftar.
"Mereka yang menjadi anggota kelompok itu diantaranya kelompok usaha makanan, ketrampilan, jasa dan juga kerajinan yang sudah mulai menunjukkan kemajuan," kata dia.
Tahun ini, kata Bayu, targetnya adalah bisa melakukan pengembangan usaha yang sudah ada. Selain itu, juga dilakukan efektivitas dana bergulir milik masyarakat. (oleh Theresia T. Andayani HARIAN JOGJA)
Minggu, 07 Februari 2010
UPK Sumber Usaha Produktif
Berbah(KR) - Unit Pengelola Kegiatan (UPK) diharapkan bisa menjadi lembaga ekonomi kecamatan yang memiliki fungsi untuk pengembangan penanaman modal, pemasaran hasil usaha, pendanaan dan kerja sama penyaluran modal.
Hal itu diungkapkan Camat Berbah, Drs. Krido Suprayitno, SE, M.Si ketika membuka Musyawarah Antar Desa (MAD) di Pendapa Kecamatan Berbah Sleman, Rabu(3/2).
Menurut Krido, digelarnya MAD ini dengan tujuan untuk pertanggungjawaban dana bergulir milik masyarakat Berbah dan penguatan kapasitas masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan sumber daya ekonomi dan pengembangan usaha produktif.
Di Kecamatan Berbah, menurut krido, terdapat 99 kelompok dengan jumlah anggota 974 orang yang menjadi sasaran manfaat dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Dari 974 orang ini, sebanyak 219 merupakan keluarga miskin. "Diharapkan dengan MAD ini dapat disahkan penetapan AD/ART UPK PNPM Mandiri yang menjadi pedoman dasar menjadi lembaga ekonomi kecamatan dalam rangka penanaman dan penyertaan modal yang berbasis lokal," ujar Krido.
Sehingga jika AD/ART UPK Mandiri ini dapat disahkan diharapkan bisa menjadi pengembangan penanaman modal, penanaman hasil usaha dan pengendalian penyaluran modal. (Dod)-f
Hal itu diungkapkan Camat Berbah, Drs. Krido Suprayitno, SE, M.Si ketika membuka Musyawarah Antar Desa (MAD) di Pendapa Kecamatan Berbah Sleman, Rabu(3/2).
Menurut Krido, digelarnya MAD ini dengan tujuan untuk pertanggungjawaban dana bergulir milik masyarakat Berbah dan penguatan kapasitas masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan sumber daya ekonomi dan pengembangan usaha produktif.
Di Kecamatan Berbah, menurut krido, terdapat 99 kelompok dengan jumlah anggota 974 orang yang menjadi sasaran manfaat dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Dari 974 orang ini, sebanyak 219 merupakan keluarga miskin. "Diharapkan dengan MAD ini dapat disahkan penetapan AD/ART UPK PNPM Mandiri yang menjadi pedoman dasar menjadi lembaga ekonomi kecamatan dalam rangka penanaman dan penyertaan modal yang berbasis lokal," ujar Krido.
Sehingga jika AD/ART UPK Mandiri ini dapat disahkan diharapkan bisa menjadi pengembangan penanaman modal, penanaman hasil usaha dan pengendalian penyaluran modal. (Dod)-f
Sumber KR Kamis Pon 4 Februari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)