Waduh mas…saya lupa memasukkan botol-botol bensin…! Celetuk seorang ibu muda sambil bercengkrama dengan UPK PPK Kec. Berbah. Dengan antusias mereka berkumpul bersama menggambarkan semangat mereka untuk ”maju bersama dan mandiri”.
Peringatan hari Kartini merupakan harinya kaum wanita yang mendorong emansipasi / persamaan hak antara kaum wanita dengan kaum pria. Program PNPM Mandiri Perdesaan memberikan peluang lebih banyak kepada kaum wanita khususnya kegiatan simpan-pinjam yang 100 % pemanfaatnya perempuan usaha. UPK PPK Kec. Berbah saat ini telah mengklasifikasi usaha-usaha para pemanfaat kegiatan SPP dan ternyata usaha kelontonglah yang banyak dikelola oleh pemanfaat SPP se-Kecamatan Berbah. Maka pada 22 April 2009 UPK PPK Kec. Berbah mengadakan acara pelatihan kelompok / pemanfaat SPP dengan tema ”sarasehan usaha kelontong”.
Sarasehan ini diikuti oleh 70 orang anggota pemanfaat dengan mendatangkan narasumber seorang pengusaha toko kelontong yang dipandang telah sukses di lingkungan Kecamatan Berbah yaitu Bapak Hadiyono pemilik Toko Hijo yang beralamat di Dusun Sanggrahan, Tegaltirto, Berbah ( 100 meter barat kecamatan Berbah ). Sarasehan ini dimoderatori oleh Konsultan Pendamping UPK Prop. DIY ( Bp Subagyo ). Bapak Hadiyono mengupas sejarah dan pengalaman manajemen Toko Hijo dari awal berdiri sampai kondisi sekarang.
Toko Hijo berawal dari kegiatan iseng-iseng tapi menghasilkan, ide usaha berasal dari istri Bp Hadiyono dengan memanfaatkan lokasi strategis dipinggir jalan maguwo tempat mertua membuka usaha jualan pakan burung & ayam namun karena kurang fokus maka penghasilan yang dihasilkan kurang maksimal kemudian beralih ke usaha kelontong dengan hanya bermodalkan Rp 2.000.000,00. Untuk melengkapi barang dagangan dengan meminjam barang dagangan milik saudara mulailah beliau membuka usaha.
Lambat laun muncul peluang lain untuk melengkapi kios dengan menyediakan dagangan berupa topi karena dari hasil pengamatan dijalan banyak orang bersepeda ontel dengan kondisi cuaca panas berlalu-lalang setiap harinya, kemudian juga muncul ide lagi dengan menyediakan bensin eceran. Kemudian setelah beberapa tahun pindah ke daerah Berbah kami kelola sedikit-demi sedikit sampai dengan kondisi sekarang.
Dimoderatori Bp Subagyo, acara ini berjalan sangat hidup terbukti dengan adanya partisipasi aktif dari peserta mulai dari menyimak sampai dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pada sesi tanya-jawab. Sarasehan yang telah diselenggarakan UPK-PPK Kec Berbah disertai harapan dapat membantu pemanfaat SPP Kec. Berbah meningkatkan usahanya.
Selamat berjuang Kartini-Kartini Berbah.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar