By Republika Newsroom
Minggu, 14 Juni 2009 pukul 05:14:00
SLEMAN -- Dana PNPM Mandiri yang diterima tahun 2007 sebesar Rp 5,36 miliar telah berkembang menjadi Rp 8,63 miliar sampai Mei 2009 lalu -- menghasilkan peningkatan sampai sebesar Rp 2,37 miliar.
Menurut Bayu Nurwijaya SE, ketua Unit Pengelola Kegiatan PNPM Mandiri Kabupaten Sleman, dan yang awalnya hanya Rp 5,36 miliar itu disalurkan untuk kegiatan pemanfaat ekonomi produktif bagi 2.700 ibu-ibu di Sleman, dan ternyata bisa berkembang menjadi Rp 8,63.
''Dari dana yang diterima tersebut, untuk 2008 sejumlah Rp 179 juta diantaranya dialokasikan untuk kegiatan sosial, pelatihan kewirausahaan, sembako murah, pemeriksaan gratis, dan program kambing bergulir,'' kata Bayu, Sabtu lalu, pada acara launching pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Godean, Sleman.
Sebagian dari dana Rp 179 untuk kegiatan sosial ini, Sabtu lalu dipergunakan untuk menggelar kawin masalah bagi pasangan-pasangan di Godean, yang selama ini baru melakukan kawin bolong, artinya mengikuti syarih agama Islam secara sempurna, dan belum mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagian dari itu juga dipakai untuk program sunat massal, di Kecamatan Godean diikuti oleh sekitar 70 anak. - yoe/ahi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar