
Setelah tiga tahun berpengalaman mengelola Simpan Pinjam Perempuan UPK PPK Kec. Berbah di kampungnya, dengan modal kas kelompok cukup besar (Rp 9.000.000,00), ibu-ibu Kelompok SPP Tanjungtirto bertekad mendirikan usaha bersama. Februari 2009, mereka mulai memproduksi telur asin, peyek kacang, dan peyek teri. Khusus untuk telur asin produksi di dukung oleh beberapa anggota kelompok yang beternak itik liar. Ini juga yang membuat kualitas produk telur asin itik liar kelompok SPP Tanjungtirto terjaga.
Produksi usaha bersama yang didukung oleh 14 anggota ini dibagi menjadi dua bagian, bagian produksi telur asin dikerjakan 8 orang dan produksi peyek 6 orang. Ibu-ibu ini mulai bekerja di siang hari setelah pekerjaan rumah tangga selesai. Mereka mengoptimalkan waktu luang untuk menambah kesejahteraan keluarga dan mengembangkan kelompok.
Sebagai tahap awal dengan modal sebesar Rp 2.200.000,- yang berasal dari kas kelompok dan IPTW (insentif Pengembalian Tepat Waktu/Balen) dari pinjamannya di UPK PPK, untuk membangun pasar dan menjaga keberlanjutan proses produksi, kelompok SPP Tanjungtirto memproduksi telur asin dan peyek dengan jumlah terbatas, yaitu 100 butir telur asin itik liar, 40 bungkus peyek kacang dan 27 bungkus peyek teri setiap hari. Jumlah produksi kelompok disesuaikan dengan kebutuhan pasar sehingga hampir tidak pernah ada stok barang menumpuk di kelompok. Ke depan jumlah produksi tersebut akan ditingkatkan sesuai dengan peningkatan luasan pasaran produk kelompok.
Melihat progres permintaan pasar yang menggembirakan dan semangat tinggi anggota maka pengurus kelompok berinisiatif membuat rumah produksi kelompok. Bulan Maret 2009 production house kelompok SPP Tanjungtirto terealisasi. Menempati lahan kosong anggota untuk sementara waktu, Rumah Produksi kelompok berdiri sederhana namun cukup memadai untuk produksi dan yang pasti memberi semangat lebih kepada anggota untuk lebih giat mengembangkan usaha telur asin itik liar dan peyek.
Saat ini kelompok SPP Tanjungtirto (Kelompok Usaha Bersama ”MEKAR”) mempunyai anggota 35 orang yang terdiri dari 22 orang adalah kelompok pemanfaat SPP UPK PPK Kec. Berbah sedangkan 13 orang adalah anggota yang didanai oleh kelompok SPP Tanjungtirto menggunakan uang kas kelompok, aturannya sesuai dengan yang berlaku di kelompok, dengan demikian kelompok SPP Tanjungtirto ini sudah minjadi UPK Kecil. Ini menunjukkan bahwa kelompok tersebut sudah mampu menggerakkan perekonomian di dusun, walaupun belum besar tapi sudah cukup untuk diikuti oleh kelompok-kelompok SPP yang lain. (UPK PPK Berbah Mei 09 edisi revisi)
WAAAH HEBAT YA....TERUS MAJU PANTANG MUNDUUUR....JANGAN LUPA YA REVITALISASI TERUS SEPERTI KISAH BURUNG ELANG.
BalasHapusSALAM SUKSES SELALU