"Nyuwun pangapunten mas kulo gadah mesin giling kagem ndamel tahu, ning kulo mboten saget le ndamel tahu, pripun nek kulo nyuwun tulung UPK PPK Berbah madoske ingkang saget ngajari ndamel tahu…..?” (red, maaf mas saya punya mesin giling tahu, tapi saya tidak bias membuatnya, bagaimana kalau saya minta tolong kepada UPK PPK untuk mencarikan seseorang yang bias mengajari membuat tahu…?)
Sepenggal pertanyaan yang muncul dari kelompok Mangunan I Desa Kalitirto saat kami mengadakan Musdes Informasi hasil MAD di Desa Kalitirto pada tanggal 24 Februari 2009 yang bertempat di ruang pertemuan desa setempat.
Menindaklanjuti pertanyaan dari pemanfaat kami mencoba untuk memfasilitasi keinginan kelompok dengan mencari pengusaha tahu di lingkungan sekitar. Di desa Tegaltirto tepatnya di padukuhan Kuncen ada pengusaha tahu yang sudah cukup lama menggeluti usaha pembuatan tahu sejak tahun 1979, Pak Giyono namanya. Setelah ditemui dan kita sampaikan keperluan kita ternyata beliau bersedia mengajari proses pembuatan tahu di rumahnya, bahkan jika kelompok mangunan I tadi akan memulai usahanya Pak Giyono pun bersedia mendampingi proses pembuatan pertamanya.
Selanjutnya tanggal 15 April 2009 yang lalu kita ajak kelompok tersebut ke tempat usaha pembuatan tahu Pak Giyono di Padukuhan Kuncen desa Tegaltirto. Dari 12 orang ibu-ibu anggota kelompok Mangunan I yang ikut pelatihan 6 orang. Semua tampak serius melihat sejak dari pembersihan kedelai, perendaman kedelai hingga pembuatan tahu. Dibutuhkan waktu ± 2 jam sampai tahu tersebut jadi untuk 5 kg kedelai.
Setelah selesai mereka cukup puas karena selain melihat prosesnya merekapun mencoba membantu pada saat penyaringan. Di akhir pelatihan tahu yang sudah dibuat pada saat pelatihan diborong oleh kelompok tersebut.
Inilah salah satu manfaat adanya UPK PPK-PNPM Perdesaan di masyarakat sebagai pembuka akses bagi kelompok untuk dapat mengembangkan usahanya. Dan saat ini mereka sedang mempersiapkan alat-alat yang diperlukan dalam proses pembuatan tahu, karena masih ada beberapa alat yang perlu dilengkapi seperti alat untuk merebus hasil gilingan kedelai, untuk penyaringan, dan untuk mencetak tahu. Jika semua telah siap mereka akan membuat tahu didampingi oleh Pak Giyono. (UPK PPK BERBAH APRIL 09)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar