GRAMEEN BANK: Peraih Hadiah Perdamaian Nobel 2006
Diambil dari makalah seminar H.Suradiyono, S.Sos (Kepala Puskopdit DIY)
Selintas Grameen Bank
Didirikan untuk memberikan fasilitas kredit bagi kelompok miskin, yaitu pada tahun 1983. gagasan ini muncul ketika Muhammad Yunus muda memberikan pinjaman hanya US$ 27 (± Rp 67.500,00) kepada 42 pembuat bangku di sebuah desa kecil, dan ternyata berhasil membantu mengentaskan mereka dari jeratan kemiskinan.
Grameen Bank Adalah Sebuah organisasi kredit mikro yang dimulai di
(sistem ini berdasarkan ide bahwa orang miskin memiliki kemampuan yang kurang digunakan).
Pola Kerja Grameen Bank
Memfokuskan pinjaman pada perempuan (memperbaiki posisi tawar perempuan baik di ruang privat maupun public dan peningkatan kualitas hidup anak). Pelayanan langsung ke nasabah. Pinjaman yang diberikan dilindungi dengan asuransi, sehingga tidak membebani keluarga. Pendekatan melalui kelompok yang terdiri dari 5 orang dengan satu pemimpin. Pinjaman diberikan secara berurutan dengan catatan orang kedua bisa meminjam setelah pinjaman orang pertama dikembalikan. Kelompok peminjam dituntut membuat berbagai genda social yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
Data Perkembangan
Memiliki 2.247 cabang dan telah melayani 72.096 desa. Peminjam 6,67 juta orang dengan 97% peminjam perempuan. Memiliki staf 18.795 orang dan telah memberikan kredit sebesar US$ 3,8 miliar kepada 2,4 juta keluarga di pedesaan. 42% peminjam berhasil ke atas garis kemiskinan. Saat ini 250 institusi di banyak Negara yang menerapkan micro credit model Grameen Bank.
Mensiasati Kenaikan Harga Minyak Tanah
Biogas, Sumber Energi Alternatif
Harga minyak tanah naik! Harga minyak tanah naik! Orang sering memplesetkan Pertamina (Per Tahun Minyak Naik) atau BBM (Bebar-Benar Mahal) dan memang kenyataannya hari ini harga minyak “mumbul duwur”, akibatnya harga-harga barang lain juga ikut naik.
Lepas dari itu kita semua harus tetap makan! Ada alternative sumber energi yang relatif lebih sederhana dan sesuai untuk kita di pedesaan adalah energi biogas dengan memproses limbah bio atau bio massa di dalam alat kedap udara yang disebut digester.
Alat pembangkit biogas
Digester dibangun dengan menggali tanah kemudian dibuat bangunan dengan bata, pasir, dan semen yang berbentuk seperti rongga yang ketat udara dan berstruktur seperti kubah (bulatan setengah bola).
Di dalam digester bakteri-bakteri methan mengolah limbah bio atau biomassa dan menghasilkan biogas methan. Dengan pipa yang didesain sedemikian rupa, gas tersebut dapat dialirkan ke kompor yang terletak di dapur. Gas tersebut dapat digunakan untuk keperluan memasak dan lain-lain. Biogas dihasilkan dengan mencampur limbah yang sebagian besar terdiri atas kotoran ternak dengan potongan-potongan kecil sisa-sisa tanaman, seperti jerami dan sebagainya, dengan air yang cukup banyak.
Sisa dari limbah biogas mempunyai kandungan hara yang sama dengan pupuk organik yang telah matang sebagaimana halnya kompos sehingga dapat langsung digunakan untuk memupuk tanaman, atau jika akan disimpan atau diperjualbelikan dapat dikeringkan di bawah sinar matahari sebelum dimasukkan ke dalam karung.
Untuk ukuran 8 meter kubik tipe kubah alat ini, cocok bagi petani yang memiliki 3 ekor sapi atau 8 ekor kambing atau 100 ekor ayam di samping juga mempunyai sumber air yang cukup dan limbah tanaman sebagai pelengkap biomassa. Setiap unit yang diisi sebanyak 80 kilogram kotoran sapi yang dicampur 80 liter air dan potongan limbah lainnya dapat menghasilkan 1 meter kubik biogas yang dapat dipergunakan untuk memasak dan penerangan. Biogas cocok dikembangkan di daerah-daerah yang memiliki biomassa berlimpah, terutama di sentra-sentra produksi padi dan ternak di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan,
Pembangkit biogas juga cocok dibangun untuk peternakan sapi perah atau peternakan ayam dengan mendesain pengaliran tinja ternak ke dalam digester. Kompleks perumahan juga dapat dirancang untuk menyalurkan tinja ke tempat pengolahan biogas bersama. Negara-negara maju banyak yang menerapkan sistem ini sebagai bagian usaha untuk daur ulang dan mengurangi polusi dan biaya pengelolaan limbah. Jadi dapat disimpulkan bahwa biogas mempunyai berbagai manfaat, yaitu menghasilkan gas, ikut menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi polusi dan meningkatkan kebersihan dan kesehatan, serta penghasil pupuk organik yang bermutu.
Sumber : Burhani Rahman, Kompas (8 Agustus 2005)
PROFIL USAHA BERSAMA KELOMPOK ANGREK II JAGALAN
WARUNG SGPC
Usaha bersama kelompok Anggrek II ini dimulai pada bulan April 2008 dengan pokok usaha Nasi Pecel, Nasi Rames dan Es Buah. Sedangkan anggota kelompok lain menambahi dagangan yang terkait dengan pokok usaha tersebut seperti gorengan, dan makanan-makanan tradisonal lainnya. Hal ini bisa terwujud tak lepas dari dukungan ibu …….. ketua kelompok Anggrek II yang telah lama menggeluti usaha catering .
Letak yang cukup strategis di dekat pabrik sarung tangan, Warung SGPC Anggrek setiap harinya rata-rata dikunjungi 40 orang pembeli, dengan omset ± Rp 250.000, perhari sedngkan keuntungan berih antara 30%-40%, sambutan yang cukup baik untuk warung yang baru berdiri dua bulan tersebut. Setiap hari warung SGPC Anggrek buka antara jam 09.00-15.00 di jalan utama Dusun Jagalan tepatnya disamping poskamling Dusun Jagalan kini menerima pesanan partai besar dan kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar